Gedung AKA, Jalan Bangka Raya No. 2  Mampang, Jakarta selatan   (021) 7192206   08.00-16.00

logo thamrinaka

 


 

 

Bekerja di perusahaan BESAR yang sesuai dengan keahliannya tentunya akan menghasilkan Gaji dan Bonus yang BESAR juga.

 

     Inilah yang menjadi harapan, keinginan bahkan cita-cita sebagian besar mahasiswa Indonesia ketika lulus SARJANA. Harapan seperti ini juga menjadi idaman bagi sebagian besar orang tua yang menyekolahkan anaknya ke jenjang Perguruan Tinggi atau ke Bangku Kuliah.

 

Kami (Thamrin AKA) selaku penyelenggara pendidikan jenjang Sarjana S1, memahami keinginan para calon mahasiswa dan orangtua yang mengharapkan anaknya selain menjadi mandiri sebagai individu dan memperoleh ilmu pengetahuan juga dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya.

 

 

 Peluang Kerja di bidang Pasar Modal

      Jurusan analis efek/pasar modal merupakan program yang masih langka di Indonesia dan kebutuhan akan lulusannya sangat banyak.

     Kebutuhan akan tenaga ahli Pasar Modal pernah dimuat di Media Cetak (Kompas, Tanggal 5 Febuari 2009) dengan judul “Indonesia Kekurangan Analis Efek”. Di dalam artikel tersebut diberitakan bahwa Indonesia saat ini hanya memiliki 200-250 analis sedangkan kebutuhannya mencapai minimal 900 analis. Kebutuhan ini dihitung berdasarkan jumlah perusahaan sekuritas di Indonesia, perusahaan Reksa Dana, atau Manajemen Aset, Asuransi dan Perbankan serta Institusi Dana Pensiun yang jumlahnya 700 perusahaan.

Perusahaan yang memerlukan lulusan Analis Efek antara lain :

 

1. Perusahaan sekuritas

2. Perusahaan terbuka / Go Public

3. Perusahaan reksa dana

4. Lembaga dana pensiun

5. Perusahaan asuransi

6. BUMN

7. Perbankan

8. Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan

9. Ditjen Pengelolaan Utang

10. Pemerintah Daerah

 

Apabila 1 (satu) perusahaan membutuhkan 1-3 analis pasar modal maka minimal mereka membutuhkan paling tidak 900 orang analis. Analisa ini diperkuat oleh pernyataan mantan Direktur Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah yang menyatakan bahwa “ jumlah analis pasar modal di Indonesia cukup minim karena kurangnya sumber daya manusia di bidang tersebut.”

 

 Pertanyaan yang muncul, Kenapa Indonesia bisa kekurangan SDM pasar modal?

Ya, karena belum ada sarjana pasar modal dan Thamrin AKA merupakan satu – satunya yang menyelenggarakan jurusan ini dengan waktu tempuh 3.5 tahun untuk menjadi sarjana S1 Pasar Modal !

 

Permintaan tenaga kerja lulusan ke kami sangat besar, hal ini terbukti dari : 

1. Adanya MOU (perjanjian) permintaan pegawai antara Thamrin AKA dengan  perusahaan sekuritas dalam jumlah yang besar. Lulusan sarjana S1 & WPPE akan memperoleh gaji pokok lebih dari 3,5 juta 

2. Permintaan tertulis dari berbagai perusahaan di antaranya perusahaan BUMN dan Swasta untuk rekrutmen pegawai dari lulusan kami. 

3. Peluang pekerjaan yang sangat terbuka di perusahaan- perusahaan besar yg berstatus Tbk (terbuka)/ Go Public baik BUMN, Swasta, Perbankan, Dana Pensiun, Asuransi karena  tenaga kerja yang mereka butuhkan lulusannya hanya ada di kami. 

4. Permintaan dari Alumni yang telah bekerja di berbagai perusahaan dipastikan akan memberikan info lowongan dan kesempatan untuk bekerja yang  lebih cepat.

 

Bagi yang ingin memperoleh mutu pendidikan yang baik dan masa depan yang cerah dengan pekerjaan yang menjanjikan ! Jurusan Pasar Modal di Thamrin AKA adalah jawabannya.....